Fokus di Luar Jabotabek

Ketatnya kompetisi bisnis retail di Jabotabek, sepertinya mulai membawa korban. Yakni dengan ditutupnya sekitar 20 outlet Ramayana di sekitar Jabotabek.

Dan sebagai langkah antisipasi penurunan bisnisnya Ramayan, akan menggarap kota-kota diluar Jabotabek, terutama kota-kota kedua seperti Dumai, Duri, Kerinci Jambi.

Memang sudah seharusnya pebisnis retail mulai mempelajari kota-kota di luar Jabotabek. Masih banyak daerah-daerah potensial yang belum digarap, terutama peritel modern dengan modal besar.

Umumnya peritel asing mempunyai persyaratan yang ketat saat akan membuka outlet di suatu daerah. Jumlah penduduk, pendapatan per kapita, sumber daya alam, dsb. Dan syarat-syarat tersebut umumnya berada diatas persyaratan yang biasa ditetapkan oleh pebisnis lokal.

Dan disinilah sebenarnya kesempatan untuk menggarap pasar daerah. Karena pasar Jabotabek sendiri sudah sangat tidak sehat. Tidak hanya mall, Trade Center pun tumbuh dimana-mana. Hampir di setiap kelurahan di sekitaran Jakarta punya pusat perbelanjaan. Baik itu skala besar maupun kecil.

Belum lagi, masalah kemacetan yang semakin parah akhir-akhir ini, yang mengakibatkan inefisiensi. Distribusi barang tersendat, pergerakan orang terhambat, ujung-ujungnya perekonomian tidak kondusif lagi.

Jadi Kenapa harus menunggu? Ayo fokus luar Jabotabek!

2 thoughts on “Fokus di Luar Jabotabek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.