Bank Indonesia Rate Naik O.25%

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, tanggal 6 Mei memutuskan menaikkan BI rate sebanyak 0.25 menjadi 8.25%.

Kenaikan ini terutama didorong mengantisipasi inflasi dibulan April 2008 yang cukup tinggi.

Inflasi di bulan April 2008 tercatat sebesar 0,57% (mtm) atau secara tahunan (April 2007-April 2008) menjadi 8,96%. Angka ini meningkat cukup tinggi dibandingkan inflasi tahunan pada bulan Maret 2008 (8,17%). Kelompok harga barang yang ditentukan pemerintah (administered price) secara bulanan meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, terkait dengan tersendatnya pasokan dan distribusi minyak tanah di beberapa daerah.

Nilai tukar rupiah di bulan April 2008 sedikit melemah terkait dengan pesimisme terhadap ekonomi global dan tingginya harga minyak dunia. Secara rata-rata rupiah melemah 0,37% dari Rp. 9.174,00 menjadi Rp. 9.209,00. Namun fluktuasi rupiah masih terjaga yang tercermin dari tingkat volatilitas yang menurun dari 0,6% menjadi 0,2%. Di sisi lain, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia masih mencatat surplus. Perkembangan Neraca Pembayaran tersebut berdampak pada stabilnya cadangan devisa pada akhir April 2008 yang mencapai USD58,8 miliar atau setara 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.