<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lotte Datang Tidak Dengan Lotere</title>
	<atom:link href="http://indonesiaretail.com/2008/11/03/lotte-datang-tidak-dengan-lotere/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonesiaretail.com/2008/11/03/lotte-datang-tidak-dengan-lotere/</link>
	<description>Delivering Most Updated Indonesia Retail News</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 05:42:46 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Review Lotte Departement Stores &#124; Hasan&#39;s Blog</title>
		<link>http://indonesiaretail.com/2008/11/03/lotte-datang-tidak-dengan-lotere/comment-page-1/#comment-688</link>
		<dc:creator>Review Lotte Departement Stores &#124; Hasan&#39;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 16:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indonesiaretail.com/?p=88#comment-688</guid>
		<description>[...] Lotte Datang Tidak Dengan Lotere [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Lotte Datang Tidak Dengan Lotere [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muhammad Yamin</title>
		<link>http://indonesiaretail.com/2008/11/03/lotte-datang-tidak-dengan-lotere/comment-page-1/#comment-482</link>
		<dc:creator>Muhammad Yamin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 12:35:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indonesiaretail.com/?p=88#comment-482</guid>
		<description>Yang menarik adalah strategi dari Hero yang membawa merk dagang Giant ke dalam ekspansi bisnisnya, dimana positioning Hero Supermarket sebagai supermarket midle up semakin nampak dengan di buatnya wajah baru beberapa cabang mereka di lokasi lokasi premium, sementara untuk cabang  cabang yang lokasinya sangat sensitive dengan harga di convert menjadi Giant Supermaket, dan memang strategi sangat positif, dimana cabang-cabang Hero yang telah di convert menjadi Giant Spm terlihat lebih ramai, sementara Hero spm yang di upgrade menjadi lebih mewah juga tidak kalah ramai. Ini baru perang strategi, menarik mengamati Hero mengantisipasi masuknya retail asing, walaupun Hero juga bukan murni milik pengusaha pribumi lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang menarik adalah strategi dari Hero yang membawa merk dagang Giant ke dalam ekspansi bisnisnya, dimana positioning Hero Supermarket sebagai supermarket midle up semakin nampak dengan di buatnya wajah baru beberapa cabang mereka di lokasi lokasi premium, sementara untuk cabang  cabang yang lokasinya sangat sensitive dengan harga di convert menjadi Giant Supermaket, dan memang strategi sangat positif, dimana cabang-cabang Hero yang telah di convert menjadi Giant Spm terlihat lebih ramai, sementara Hero spm yang di upgrade menjadi lebih mewah juga tidak kalah ramai. Ini baru perang strategi, menarik mengamati Hero mengantisipasi masuknya retail asing, walaupun Hero juga bukan murni milik pengusaha pribumi lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
