Exhibition vs Regular Sales

Jika anda pengunjung setia pameran yang sering diadakan di JHCC Senayan Jakarta, mungkin sedikit hafal dengan pameran yang rutin diadakan di sana setiap harinya. Setiap minggu selalu ada event pameran yang diadakan disana. Temanya berubah setiap minggunya dan pasti di industri yang berbeda pula.

Yang saya catat terutama di bidang Buku dan IT. Setiap tahun ada 3 pameran besar yang diadakan di masing-masing bidan tersebut. Untuk buku, ada 3 pameran besar yakni Islamic Book Fair di awal tahun, kemudian Jakarta Book Fair di tengah tahun, dan di akhir tahun ada Indonesia Book Fair.

Sedangkan di bidang IT, ada Festival Komputer Indonesia [FKI], Mega Bazaar, dan Indocomtech. Keuntungan membeli pada saat diskon adalah diskonnya yang besar. Antar peserta pameran berupaya memberi diskon besar buat para pembelinya. Bahkan sampai 70% atau lebih. Kalau dibandingkan dengan diskon yang didapat saat beli di toko jelas berbeda.

Menurut saya adanya pameran ini bagi produsen dan penjual bisa menguntungkan tetapi juga bisa merugikan.

Menguntungkan:

  • Meningkatkan penjualan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan
  • Menghabiskan stock barang-barang yang slow moving.
  • Branding, supaya masyarakat lebih mengenal brand tersebut.

Merugikan:

  • Menyiapkan dana tersendiri untuk memberi diskon yang besar. Seberapa kuat produsen menanggungnya? Belum lagi untuk sewa tempat dan biaya lain-lain yang timbul.
  • Konsumen terdidik untuk membeli hanya saat pameran saja, karena menunggu diskon yang besar. Jadi bisa mengurangi minat konsumen untuk membeli di waktu selain saat pameran.

One thought on “Exhibition vs Regular Sales

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.