Tips Belanja di Pasar Tradisional

Siapa bilang berbelanja di Pasar Tradisional itu tidak asyik? Jika anda selama ini menjadi pelanggan loyal dari toko modern, cobalah sekali waktu untuk berbelanja di pasar tradisional. Saya yakin anda akan menemukan keasyikan tersendiri, asal anda tahu triknya.

Saya sendiri sudah menjadi pelanggan pasar tradisional sejak 3-4 tahun silam. Dan barang yang saya beli di pasar tradisional biasanya  yang menjadi kebutuhan dapur selama seminggu ke depan. Biasanya saya bedakan, untuk kebutuhan dapur, saya cenderung berbelanja di pasar tradisional. Sedangkan untuk kebutuhan bulanan, misal sabun, pasta gigi, shampoo, sabun cuci, dan lain-lain saya masih beli lewat toko modern.

Buat sebagian orang, keadaan pasar tradisional membuat orang malas untuk melangkahkan kaki ke sana. Becek, bau, semrawut, itu mungkin yang terlintas di benak banyak orang. Nah untuk anda yang ingin mencoba berpetualang belanja di pasar tradisional cobalah trip berikut:

  • Kunjungi pasar tradisional semi modern. Jika anda belum pernah ke pasar becek, saya sarankan anda ke pasar tradisional yang dikelola oleh swasta. Ada beberapa contoh pasar jenis ini, seperti Pasar Modern BSD, Sinpasa di Gading Serpong. Kenapa saya sarankan ke sini? Karena di sini pasar tradisional tetapi pengelolaannya sangat profesional. Kebersihan lingkungan pasar yang terjaga, keteraturan penempatan pedagang yang dijaga ketat. Jadi anda tidak bakal menemukan pedagang yang seenaknya membuka lapak di sembarang tempat kosong. Dan pasar jenis ini ke depan akan sangat berkembang terutama di areal perumahan-perumahan di pinggir kota besar. Dengan mengunjungi pasar ini anda tidak akan mengalami “culture shock”, anda yang biasanya bersentuhan dengan kebersihan, keteraturan, di tempat ini anda masih akan mendapatkannya.
  • Datanglah lebih awal. Karena dengan datang lebih pagi, barang-barang yang ada di pasar masih segar. Bahkan para pemilik warung datang lebih awal lagi dibanding pembeli biasa. Mereka bisa datang ke pasar saat jam masih menunjuk pukul 3 pagi.  Harga lebih murah dan barang masih segar. Tapi jika anda sebagai konsumen biasa,  datang jam setengah enam atau jam enam sudah cukup pagi.
  • Tawar Harganya. Satu hal yang tidak anda dapatkan di pasar modern adalah menawar harga. Meskipun demikian, anda harus hati-hati dalam hal harga, karena tetap saja di dalam pasar ada pedagang yang nakal. Dan cara menawar ada beberapa triknya. Salah satunya begini, jika anda beli PETE, si pedagang bilang satu papan pete harganya 3000 rupiah. Kemudian tawarlah harganya 2000, kalau misal nggak boleh ya sudah 2500. Terus kemudian anda beli barang lain di pedagang yang sama. Setelah semua barang selesai, si pedagang bilang jumlah semuanya 27.000 rupiah. Nah, bilang aja, ‘sudah 25.000 aja ya …”
  • Jadilah pembeli yang loyal pada satu pedagang. Ini kunci paling penting saat anda belanja di pasar tradisional. Karena apa? Dengan menjadi pelanggan loyal di satu pedagang, anda akan mendapatkan service yang lebih baik dibanding konsumen biasa yang tidak loyal. Disamping itu anda akan mendapatkan harga yang lebih murah. Bahkan anda terkadang nggak perlu menawar harganya. Karena memang si pedagang suka tidak menyebutkan harganya kepada para pelanggannya. Mereka hanya bilang jumlah akhirnya saja. Tetapi percayalah harga akhir pasti lebih murah dibanding pembeli biasa. Mereka akan SANGAT menghargai kesetiaan anda pada mereka. Risetlah terlebih dahulu, mana pedagan ikan yang patut dijadikan langganan. Terus pedagang sayuran. Masing-masing jenis pedagang ambillah satu menjadi pelanggannya.

Dan satu kelebihan yang pasti tidak anda dapatkan di toko modern yakni interaksi dengan pedagang. Karena jika anda belanja di pasar modern, anda berinteraksi dengan benda mati. Hampir tidak ada penjaga barang-barang yang ada di rak. Mereka ditumpuk di rak, dan anda dengan uang anda digoda untuk berkumpul disana dan membelanjakan uang di sana. Kalaupun berinteraksi, paling sama kasir yang sibuk dengan hitungan belanjaan anda. Personal Approach, itulah yang hilang di toko modern.

Jadi, Anda mau mencoba?

One thought on “Tips Belanja di Pasar Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.