Ada gejala yang menarik di dunia online Indonesia, belanja online. Kecenderungan ini banyak ditangkap oleh pengusaha kecil yang banyak mengunakan Facebook sebagai media pengganti Online Store berbentuk Web.
Pengusaha kecil ini memang bergerak lebih lincah dibandingkan para pengusaha besar yang terkesan “wait and see” di online store. Bisa jadi pengusaha besar ini berhati-hati dengan resiko. Mereka mungkin tidak ingin senasib dengan LippoShop yang sangat ambisius di masa awal pertumbuhan Internet di Indonesia, dan akhirnya tererembab.
Di sini dan mungkin beberapa tulisan ke depan, saya ingin menyoroti kendala-kendala yang mungkin timbul
bagi online store.
Mobile Version
Pengguna internet di Indonesia memang meningkat tajam akhir-akhir ini. Tapi yang patut diwaspadai adalah peningkatan Internet User ini ada pada sisi Mobile User dimana mereka menggunakan Mobilephone untuk berselancar di dunia maya. Hal ini didorong penurunan yang signifikan harga paket data yang ditawarkan operator selular.
Kenapa peningkatan mobile user ini saya masukkan sebagai potensi kendala? Ya karena jika kita berselancar di dunia maya dengan Mobilephone ada ketidaknyamanan mengakses karena faktor layar yang kecil tersebut.
Dan saya kira masih banyak online store yang belum mempertimbangkan untuk versi mobilenya. Belum lagi orang yang menggunakan internet terutama dengan mobilephone ternyata menggunakannya untuk mengakses social media, facebook dan twitter, dimana jumlah pengakses kedua social media tersebut yang berasal dari Indonesia jumlahnya cukup signifikan.
Tidaklah heran karena orang Indonesia memang suka sekali berkerumun, bercengkerama, dan kebiasaan ini terbawa juga ke dunia maya lewat Facebook, twitter, dan BBM.
Makanya banyak orang berjualan di Facebook karena tidak memerlukan kemampuan teknis yang tinggi dan teman-temannya bekumpul di tempat tersebut.
(bersambung)
Untuk online store instant dan cepat masuk halaman 1 google hanya di http://www.bursa88.com GRATIS & sepuasnya
sekarang semuanya serba online