Siapa Mau Untung di Stasiun Sudirman?

Perombakan besar-besaran PT. KAI oleh mantan eksekutif Citibank, Ignasius Jonan, berimbas positif terhadap jumlah penumpang kereta api. Baik itu kereta api antar kota maupun commuter line Jabotabek.

Penumpang antar kota menyumbang keuntungan finansial yang tidak sedikit ke pundi-pundi PT. KAI. Tidak heran Ignasius Jonan di awal karir di sini menaikkan standar kualitas pelayanan  penumpang antar kota.

Mulai dari pemesanan tiket lewat jalur online, sistem pembayaran, dan boarding system layaknya di bandara. Penerapan boarding system ini menjadikan peron stasiun bersih dan rapi tidak ada penumpang  berjubel kecuali yang akan berangkat pada jam tersebut. Penumpang yang belum waktunya berangkat silahkan menunggu di areal stasiun.

Kenaikan jumlah penumpang tidak hanya di jalur antar kota, tetapi juga di commuter line yang menghubungkan kota-kota satelit dengan Ibukota negara, Jakarta. PT. KAI sadar meskipun jumlah penumpangnya cukup signifikan tetapi dari sisi finansial masih diperlukan subsidi dari pemerintah. Hingga harga tiketnya pun cukup murah, penumpang dari pinggiran Jakarta mengeluarkan uang sekitar 3000 hingga 4500 untuk sampai di Jakarta.

Ada Gula Ada Semut. Dimana ada kerumanan orang, disitu potensial berbisnis retail. Jumlah penumpang Commuter Line naik secara signifikan. Kerumunan orang tidak hanya di gerbong-gerbong Commuter line, tapi juga di stasiun. Bayangkan berapa ribu orang lalu lalang di stasiun sudirman setiap harinya? Di tahun 2013 kurang lebih ada sekitar 20 ribu penumpang di Stasiun Sudirman.

Stasiun Sudirman in the future [http://heritage.kereta-api.co.id]

Paling tidak di pagi hari hingga jam 10, dan sore hari saat pulang kerja. Itu traffic yang menggiurkan bagi retailer. Tidak heran di Stasiun Sudirman saat ini jadi ajang ‘pertempuran’ pemain retail. Berikut kondisi yang ada di sana:

1. Indomaret. Berada di ruang tunggu lantai atas berhadapan langsung dengan escalator.

2. Alfamart. Terletak di lantai bawah dekat pintu keluar.

3. 7 Eleven. Pemain teranyar di segmen convenient store ini tidak mau kalah berebut kue di Stasiun Sudirman. Lokasinya cukup strategis karena sangat dekat dengan peron dan pintu pintu keluar masuk.

4. Roti O. Lokasinya sangat strategis, ada di ruang tunggu lantai atas berseberangan dengan Indomaret. Saking strategisnya kemunculan Roti O ini sampai menggusur Mushola dan Toilet yang sebelumnya ada di area tersebut ke sebelah selatan peron 1.

Bahkan dalam beberapa tahun mendatang daerah Stasiun Sudirman ini akan semakin penting karena disini bakal dibangun stasiun khusus ke Bandara Soekarno Hatta, dan juga Stasiun MRT yang terhubung juga dengan Halte Bus Transjakarta Dukuh Atas.

Tentu ledakan traffic akan sangat terasa dalam 5 tahun ke depan. Sayang sekali, PD Pasarjaya yang mengelola aset Pasar Blora tidak peka terhadap potensi bisnis di depan mata. Dengan lokasi yang sangat strategis tetapi kondisinya sangat parah. Padahal langsung berhadapan dengan pintu keluar masuk stasiun di jalan Kendal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.