Mampukah Jokowi Memperbaiki 5.000 Pasar Tradisional?

Salah satu janji Presiden Terpilih Joko Widodo selama kampanye Pilpres 2014 lalu adalah akan memperbaiki 5000 pasar tradisional jika dia terpilih menjadi presiden. Dan saat ini seperti kita ketahui bersama, Jokowi berhasil mengalahkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI periode 2014-2019.  Berikut ini kutipan janji perbaikan 5000 pasar tradisional oleh Joko Widodo:

http://bisnis.liputan6.com/read/2072293/jokowi-jk-bakal-perbaiki-5-ribu-pasar-tradisional

Liputan6.com, Jakarta -  Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla berjanji bakal memperbaiki pasar tradisional dan membangun pelelangan ikan jika terpilih untuk memimpin Indonesia. 

"Kami akan memperbaiki 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia dan membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengelolahan ikan," Kata Joko Widodo di bandung, Kamis (3/7/2014). 

Pembangunan pasar yang dilakukan dengan menata pasar-pasar menjadi lebih teratur, bersih, dan tidak becek. Dengan penataan tersebut, Ia ingin membuat para konsumen menjadi betah berbelanja sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

Pertumbuhan sektor UMKM tersebut diharapkan dapat menunjang target pertumbuhan ekonomi yang mereka targetkan sebesar 7 persen.

Pembangunan pasar tradisional tersebut bukan hal yang baru bagi Joko Widodo. Pasalnya, ketika menjadi gubernur DKI Jakarta, ia telah melakukan pembenahan di beberapa pasar tradisional. Beberapa pasar tersebut adalah Pasar Gondandia, Jakarta Pusat dan Pasar Gembrong, Jakarta Timur.

Sekedar flashback saat Jokowi kampanye pencalonan Gubernur DKI lalu, salah satu program Jakarta Baru adalah perbaikan pasar tradisional.  Pertanyaannya adalah sudah berapa Pasar Tradisional yang sudah diperbaiki selama dia menjadi Gubernur DKI?

Mari kita liha salah satu contohnya yakni Pasar Blora yang terletak persis di depan Stasiun Sudirman, dan berada di kawasan strategis sekaligus elit. Berita ini sudah muncul pertengahan tahun lalu.  Tapi sampai tulisan ini dibuat, keadaan Pasar Blora malah hampir roboh.

http://poskotanews.com/2014/07/10/kondisi-pasar-blora-kumuh-dan-nyaris-roboh/
MENTENG (Pos Kota) – Kondisi Pasar Blora, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, memprihatinkan lantaran kumuh dan sebagian bangunannya reot nyaris roboh. Tak hanya itu, keberadaannya pun kerap dijadikan sebagai lokasi mangkal para wanita Pekerja Seks Komersial (PSK).
Hal itu juga, seperti dikeluhkan warga melalui SMS ke Redaksi Pos Kota. Adapun pesannya; Bapak Ahok. Tolong renovasi Pasar Blora Menteng sangat bau dan sudah roboh, banyak kios ditempati oleh para PSK. Mohon segera ditertibkan. Terima kasih. (Amron, 081398509xx)
Menanggap hal tersebut, Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, membenarkan bahwa kondisi Pasar Blora, Menteng, memang sudah tidak layak. Sehingga, pihaknya pun telah memproyeksikan untuk melakukan peremajaan pasar tradisional tersebut dalam waktu dekat.
“Dari sejumlah pasar-pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Jaya yanga akan dibangun dalam program perencanaan, salah satunya Pasar Blora,” ungkapnya, Kamis (10/7). Meski demikian, karena pembangunannya yang bertahap, maka PD Pasar Jaya lebih dulu fokus terhadap 5 pasar rakyat lain yang pelaksanaannya telah dilakukan.
Ditambahkan Agus, untuk peremajaan pasar tersebut masuk dalam program lima tahun ke depan dengan skandal prioritas lantaran kondisinya tersebut. “Sehingga ke depan nanti, tidak ada lagi pasar tradisional yang kumuh dan becek,” ungkapnya. (deny/yo)

Mari kita berhitung, 5000 pasar yang akan diperbaiki. Jika masa kerjanya 5 tahun, berarti kurang lebih setiap tahun harus ada 1000 perbaikan pasar. Dan jika kita bagi 12 [bulan], setiap bulan paling tidak 83 pasar yang harus diperbaiki.

Mampukah Jokowi melakukannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.