5 Tantangan IKEA di Indonesia

Salah satu raksasa retail Home Furnishing Eropa, IKEA, jika tidak aral melintang minggu depan [15 Oktober 2014] akan membuka toko pertamanya di Alam Sutera Tangerang. Sudah bukan rahasia lagi, IKEA mempunyai banyak penggemar di Indonesia meskipun belum punya toko disini.

Sebagai negara yang terkenal dengan wisatawannya yang suka belanja, banyak wisatawan Indonesia menyambangi IKEA di Singapura, Malaysia atau negara-negara lain dimana terdapat cabang IKEA disana.

Maka wajar kehadirannya di Alam Sutera ini begitu ditunggu, bahkan saat Katalog nya baru didisribusikan di beberapa perumahan, sudah banyak orang yang mencarinya.

Akan Sukseskah IKEA di Alam Sutera?

Berikut ini tantangan yang bakal menghadang IKEA di Indonesia:

1. Melemahnya Kurs Rupiah.

Produk yang dijual IKEA sudah jelas hampir 100% barang impor. Dengan Kurs Rupiah terhadap US Dollar saat ini [sekitar 12.249] jelas menjadi momok tersendiri bagi retailer ini.  Konsumen pasti akan membandingkan harga produk IKEA Indonesia dengan IKEA di negara tetangga terdekat. Apalagi konsumen IKEA adalah segmen dimana frekwensi bepergian ke luar negeri apalagi cuma ke singapura adalah hal yang sangat mudah dilakukan. Jadi pasti first thing first mereka adalah apakah harganya lebih murah?

2. Konsep DIY [Do It Yourself]

Kemasan produk IKEA adalah flat atau datar. Dalam arti produk tersebut knock down dan dikemas dalam kardus yang mudah dibawa, serta menghemat ruang dan waktu.

Konsumen akan membawa barang belanjaannya masih dalam keadaan terbungkus dalam kardus dan harus merakit sendiri !!

Apakah konsumen Indonesia siap? Karena konsep DIY ini muncul dikarenakan upah tenaga kerja di luar negeri yang mahal apalagi dihitungnya per jam. Makanya untuk menghemat biaya, muncullah konsep DIY ini. Sedangkan konsumen di Indonesia kalo mau mengerjakan pekerjaan DIY ini ya nyuruh orang, dan bayar selesai. Dan biayanya juga murah.

3. Konsumen dikenakan Biaya Perakitan

Oke, jika konsumen tidak mau repot, bisa minta teknisi IKEA yang merakit. Tapi ya nggak gratis. Ada biayanya, berapa? Silahkan lihat tabel berikut ini:

Mahal?

 4. Apakah Restoran IKEA sudah mendapat sertifikat HALAL dari MUI?

Konon Restoran yang dimiliki IKEA Indonesia adalah salah satu yang terluas diantara IKEA di ASIA. Tentu buat konsumen di Indonesia, kehalalan makanan mutlak diperlukan. Untuk menjawab pertanyaan no 4 ini, silahkan klik di link berikut ini: http://produk.halal.or.id/  dan masukkan kata kunci IKEA.

Sekedar informasi, IKEA di Eropa sempat tersangkut skandal bakso yang ternyata adalah daging kuda bukan daging sapi. Salah satu beritanya ada di link ini, http://www.huffingtonpost.com/2013/03/05/ikea-horsemeat-meatballs_n_2811554.html Jadi sudah sewajarnya konsumen di Indonesia bisa berhati-hati. Yang diharapkan jika IKEA Indonesia belum mendapatkan sertifikat halal MUI, segera mengurusnya untuk kenyamanan konsumen.

5. LOKASI

Toko IKEA Indonesia berada di Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 45 Alam Sutera Serpong, Tangerang 15320 Indonesia. Berada di sisi kiri Jalan Tol Jakart-Tangerang, setelah exit tol Kunciran akan terlihat bangunan IKEA yang sangat mencolok.

Dari Exit Kunciran bisa dibilang sangat dekat, tapi jika dihitung dari Jakarta jaraknya hampir 20 KM. Belum lagi jalan Tol Jakarta-Tangerang sering macet terutama arah ke Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.