Bom Jakarta, Akankah Berpengaruh Dengan Dunia Retail?

Jika pertanyaan itu diajukan kepada orang asing, pasti jawabannya adalah Ya. Tetapi jika ditujukan ke orang Indonesia asli adalah Tidak. Karena apa?

Ilustrasi Ledakan Bom

Apakah karena adanya bom orang akan mengurangi aktivitas keluar rumah terutama ke Mal? Mungkin satu dua hari hal ini akan terjadi. Tetapi begitu sudah melewati satu atau dua minggu, semua akan berjalan normal. Mereka lupa akan ledakan bom yang sudah terjadi.

Orang Indonesia lebih berani dari pada orang asing? Jawaban yang paling pas bisa jadi adalah karena orang Indonesia sadar bahwa Rejeki, Jodoh, dan MAUT adalah Rahasia Illahi yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Jangankan kena mati karena bom, orang berjalan kaki saja bisa tiba-tiba tertabrak mobil dan mati.

Itulah yang membedakan antara orang Indonesia dan orang asing.

Dan apakah Bom Jakarta kali ini akan berefek negatif ke dunia bisnis retail? Buat masyarakat bisnis retail, banyak masalah yang dihadapi selain dari pada bahaya bom. Daya beli yang terus menurun seiring seretnya penurunan bunga kredit perbankan. Harga-harga yang tak terjangkau oleh dompet masyarakat. Minimnya insentif dari Pemerintah ke dunia usaha retail, terutama pasar tradisional. Dan banyak hal lain lagi.

Even terdekat yang akan berlangsung di Jakarta adalah Jakarta Great Sale. Dengan karakter orang Indonesia seperti diatas dalam menghadapi situasi pasca pengeboman, saya pikir Jakarta Great Sale tidak akan terpengaruh ke masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Kalau berpengaruh ke turis asing yang diharapkan datang, mungkin saja. Karena pasti mereka takut untuk datang ke sini. Tetapi saya rasa tidak untuk orang-orang daerah yang mau ke Jakarta. Mereka yang memang sudah berniat berburu diskon di Jakarta Great Sale ini, pasti tidak peduli dengan adanya bom tadi.

Jakarta Great Sale; Seriuskah?

Sebuah pertanyaan simpel yang bakal timbul jika anda akan mencari informasi mengenai Jakarta Great Sale? Kenapa demikian?

Jika saat ini anda sedang berada di depan komputer yang terhubungkan dengan internet. Silahkan buka google, dan ketik kata kuncinya “jakarta great sale”. Apa yang anda dapat? Continue reading Jakarta Great Sale; Seriuskah?

SBY, Pilihan Tepat?

Usai sudah pesta demokrasi terbesar di muka bumi ini, dengan memunculkan pemenang versi Lembaga Survei yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Kenapa saya sebutkan disini sebagai pemenang versi Lembaga Survei? Karena sampai sekarang KPU belum memutuskan siapakah pemenang dari Pemilihan Presiden tahun 2009 ini. Jadi sebenarnya memang belum ada pemenangnya.

Tetapi seandainya SBY menjadi pemenangnya, Apakah sebuah pilihan yang tepat? Continue reading SBY, Pilihan Tepat?

Indonesia Memilih . . .

Hari Rabu tanggal 8 April 2009 akan menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, terlebih lagi bagi Susilo Bambang Yudhoyono. Apakah akan menjadi Presiden Indonesia pertama yang memenangkan Pemilu Presiden secara langsung dua kali berturut-turut. Continue reading Indonesia Memilih . . .

Kenapa Harus Ke Singapore Great Sale?

Kalau pertanyaannya diajukan ke saya, sejujurnya saya juga tidak tahu jawabannya. Pernah saya tanyakan hal ini ke seorang teman, yang hobinya belanja dan termasuk kelas lumayan atas, paling tidak orang tuanya kalau dia sih biasa saja. Jawabannya karena pilihan modelnya lebih banyak dibandingkan dengan yang ada di Indonesia. Benarkah? Continue reading Kenapa Harus Ke Singapore Great Sale?

Jakarta Great Sale Untuk Siapa?

Seperti tidak mau kalah dengan negara tetangga Singapura yang mengadakan sale besar-besaran, Pemprov DKI katanya mengadakan Jakarta Great Sale dalam rangka ulang tahun kota Jakarta. Event ini diadakan biasanya di tengah tahun.

Kenapa saya bilang katanya mengadakan Jakarta Great Sale? Ya karena sejujurnya saya nggak yakin apakah pemprov ini yang mengadakan event ini, atau pemilik mall, atau siapa? Kalau seandainya Pemprov yang mengadakan apa peran dari pemerintah? Continue reading Jakarta Great Sale Untuk Siapa?

Pasar Tradisional; Disayang saat Pemilu

Malang benar nasib Pasar Tradisional di Indonesia. Pasar yang identik dengan kekumuhan, becek, kotor, tidak teratur, dan satu lagi, kerap terjadi kebakaran tiba-tiba menjadi tempat favorit siapa saja terutama orang atau partai yang akan ikut pemilu. Entah itu pemilu legislatif atau pemilu presiden.

Semua berlomba-lomba turun ke pasar. Hal yang sama terjadi saat menjelang puasa. Pejabat yang terkait ramai-ramai turun pasar. Entah itu cuma tanya masalah bagaimana jualannya? Ramai apa nggak? Harga-harga bagaimana. Unek-uneknya apa saja. Klise sekali. Dan Setelah tanya ini itu di sana sini, mereka lantas mengobral janji-janji surga.

Benarkah para pedagang pasar tradisional membutuhkan itu semua? Continue reading Pasar Tradisional; Disayang saat Pemilu

Stimulus 455 Milyar untuk Pasar Tradisional, Lalu?

Pada peresmian Bandara Internasional Adi Soemarmo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan adanya stimulus ekonomi di tahun 2009. Salah satu yang mendapat stimulus ini antara lain adalah bidang pembangunan tradisional sebesar 455 milyar rupiah. Continue reading Stimulus 455 Milyar untuk Pasar Tradisional, Lalu?

Kita Nggak Butuh Mall

Yap, terlebih Mall tersebut tidaklah berbeda dengan mall yang lain. Cuma beda nama dan lokasi. Sedangkan tenant, karakter tenantnya sama. Meskipun pengelola mal mencoba menyatakan bahwa mal itu berbeda, tetapi dalam kenyataannya tidaklah berbeda antara mal yang satu dengan yang yang lain. Continue reading Kita Nggak Butuh Mall

Si Sexy Seli [2]

Untuk urusan Brand di folding bike ini, brand lokal pun tidak kalah mencorongnya. Salah satunya yakni Polygon. Satu merek sepeda yang tersohor produksi Insera Sena yang sebelumnya aktif memproduksi Mountain Bike. Bahkan tidak hanya MTB merek Polygon yang dirilis oleh Insera Sena, tetapi jauh sebelum itu Insera Sena menerima order pembuatan sepeda dari luar negeri, salah satunya yakni Scott. Continue reading Si Sexy Seli [2]